MIN 3 ACEH TIMUR
Jln. Tgk. Di. Aceh, Desa Buket Pala, Kecamatan Ranto PeureulakProfil Madrasah
Mengenal lebih dekat visi, misi, dan komitmen MIN 3 Aceh Timur
Tentang MIN 3 Aceh Timur
MIN 3 Aceh Timur adalah lembaga pendidikan dasar berciri khas Islam yang berkomitmen tinggi dalam melahirkan generasi unggul, memadukan ilmu pengetahuan keduniaan dengan kekuatan spiritual rohani Islam sejak dini.
Sejarah Lengkap Perjalanan
Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Aceh Timur pada awalnya bernama Madrasah Ibtidaiyah Rantau Panjang Kabupaten Aceh Timur. Madrasah yang berdiri pada tahun 1948 ini adalah prakarsa Tokoh masyarakat kecamatan Rantau Panjang atau yang lebih populer dengan sebutan Rantau Panjang Peureulak, yaitu yang terdiri dari tokoh masyarakat, ulama dan kaum muda. Gagasan untuk mendirikan lembaga madrasah ini adalah melihat animo masyarakat yang berkeinginan menyekolahkan putra putrinya di lembaga pendidikan yang ada pendidikan umum dan pendidikan agama sekaligus. Dan melihat fenomena kemajuan zaman yang semakin hari semakin menentang kaum remaja dalam berbagai aspek kehidupan, maka betapa pentingnya pendidikan agama sebagai dasar ilmu-ilmu yang lain.
Dibawah bimbingan dan arahan Tgk. Muhammad Thahir Usman, salah satu tokoh keagamaan yang pada saat itu menjabat sebagai Tokoh Masyarakat kecamatan Ranto Peureulak, maka disepakatilah untuk mendirikan sebuah madrasah Ibtidaiyah, yang berada di depan Meunasah Buket Pala tepatnya di Desa Buket Pala, kecamatan Ranto Peureulak dengan 3 ruang belajar.
Kepala madrasah pertama pada waktu itu adalah langsung oleh beliau Tgk. M. Thahir Usman yang memulai menjalankan madrasah dengan sarana yang serba kekurangan pada saat itu. Keadaan tersebut berlangsung selama hampir 35 tahun. Pada tahun 1978 madrasah tersebut dinegerikan dan pindah lokasi yaitu dari depan Meunasah dipindahkan ke Lorong Tgk. Di Aceh masih didesa Buket Pala di Kecamatan Ranto Peureulak, tepatnya di jalan Lorong Tgk. Di Aceh Desa Buket Pala Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
Hal tersebut juga berkat kuatnya motivasi yang diberikan oleh Tgk. Muhammad Thahir Usman, Musyawarah singkat yang dibentuk oleh para tokoh ulama, beberapa orang masyarakat dan cerdik pandai dalam wilayah kecamatan Idi Rayeuk. Setelah madrasah berada di lokasi yang baru, ada penambahan ruang belajar yang dulu berjumlah ruangan 6 ruang. Dan pada Tahun 1982 mendapat Ruang Kepala Madrasah, Ruang Guru dan Ruang Tata Usaha. Ruang-ruang belajar tersebut adalah bentuk dari partisipasi masyarakat yang secara kebetulan pada saat itu ada pembangunan sebuah sekolah dasar yang berdekatan dengan lokasi madrasah. Ditambah dengan sumbangan-sumbangan lain baik dalam bentuk moril maupun tenaga dari masyarakat, maka berhasil dibangunnya ruangan belajar baru pada masa itu.
Madrasah Ibtidaiyah Swasta pada tahun 1953 kemudian dipimpin oleh Tgk. Muhammad Daudy. Selama menjadi kepala madrasah, beliau harus membenah dan menata kembali keberadaan madrasah, baik di bidang akademik, sarana dan prasarana, keterampilan kesiswaan dan bidang kegiatan ekstra kurikulum. Dengan bermodalkan 6 orang guru yang berstatus bakti tersebut, kepala Madrasah harus membangun komunikasi dengan masyarakat dan orang tua siswa dengan membentuk BP3 madrasah yang siap membantu penyelenggaraan madrasah.
Kepemimpinan Tgk. Muhammad Daudy berlangsung selama 21 tahun yang kemudian diganti oleh Bapak A. Gani Abdullah, BA pada tahun 1974. Beliau menjabat sebagai kepala madrasah sampai tahun 1980. Kemudian setelah itu kepemimpinan madrasah digantikan oleh Ibu Dra. Hj. Ainul Mardhiah sampai tahun 1996. Selanjutnya digantikan lagi oleh bapak Idroes, A.Ma sampai pada tahun 2006. Selanjutnya digantikan lagi oleh bapak Nurli, S.Ag, sampai dengan tahun 2009. Selanjutnya digantikan lagi oleh bapak Bukhari, S.Pd s/d. 2018. Selanjutnya digantikan lagi oleh bapak Safrizal, S.Pd.I., M.Pd s/d 2026 awal, Kemudian bangku jabatan kepala madrasah diduduki oleh Ibuk Nurjannah, S.Pd.I sampai dengan sekarang.
Daftar Kepala Madrasah dari Masa ke Masa
| No | Nama Lengkap Kepala Madrasah | Masa Kepemimpinan / Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Tgk. M. Thahir Usman | 1948 – 1953 |
| 2 | Tgk. Muhammad Daudy | 1953 – 1974 |
| 3 | Bapak A. Gani Abdullah, BA | 1974 – 1980 |
| 4 | Ibu Dra. Hj. Ainul Mardhiah | 1980 – 1996 |
| 5 | Bapak Idroes, A.Ma | 1996 – 2006 |
| 6 | Bapak Nurli, S.Ag | 2006 – 2009 |
| 7 | Bapak Bukhari, S.Pd | 2009 – 2018 |
| 8 | Bapak Safrizal, S.Pd.I., M.Pd | 2018 – Awal 2026 |
| 9 | AktifIbu Nurjannah, S.Pd.I | 2026 – Sekarang |
"Terwujudnya Generasi Qur'ani Yang Unggul Dalam Prestasi, Berkarakter Mulia, dan Menebar Kasih Sayang Berlandaskan Nilai Islam."